• SMP NEGERI 29 KOTA PONTIANAK
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

POHON WARU MERAH

POHON WARU MERAH

Pohon Waru (Hibiscus tiliaceus) adalah jenis tumbuhan kapas-kapasan yang dapat tumbuh di berbagai kondisi tanah dan berbagai tempat. Tanaman waru ini juga merupakan salah satu tanaman herbal yang tumbuh subur di Indonesia, yang mana memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Oleh sebab itu, tanaman waru sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia. 

Dari zaman dahulu, nenek moyang kita telah menggunakan tanaman waru sebagai obat-obatan tradisional. Adapun beberapa penyakit yang bisa disembuhkan oleh tanaman waru, yaitu akarnya dapat dijadikan pendingin untuk menangani demam, daunnya dijadikan sebagai obat batuk, diare, dan amandel.

Oh iya, bunganya juga bisa digunakan sebagai obat masuk angin dan sudah didukung oleh penemuan beberapa ahli yang menyatakan tanaman waru memiliki zat emolien, protein, serta zat tanin (Savenny dan Dilliarosta, 2020).

Selain memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, pohon waru juga sering dimanfaatkan sebagai pohon peneduh jalan maupun pantai. Masyarakat lokal sendiri sangat menyukai tanaman ini, karena memiliki pertumbuhan akar yang tidak merusak bangunan dan jalanan di sekitarnya. Serta, manfaatnya yang besar bagi kesehatan masyarakat dan menghasilkan bunga berwarna kuning cerah yang indah.

Pohon waru disarankan untuk ditanam di daerah pantai, di mana pohon ini sering terdapat di daerah tropik dan tumbuh berkelompok di pantai berpasir atau daerah pasang surut. Pohon waru di daerah pantai dimanfaatkan sebagai tanaman peneduh, dan pagar hidup atau pemecah angin di sepanjang tepian pantai untuk menahan abrasi (Kinho et al., 2011).

Pohon waru termasuk kedalam genus Hibiscus, yang mana memiliki banyak jenisnya. Adapun beberapa jenis pohon waru selain (Hibiscus tiliaceus), yaitu seperti: Waru Gunung (Hibiscus similis), Waru Lanang (Hibiscus macrophyllus), Waru Landak (Hibiscus mutabilis), dan Waru Laut (Thespesia populnea). Perbedaan dari berbagai jenis pohon waru ini terletak pada bentuk pohon dan daunnya. 

Waru gunung memiliki kelenjar tulang daun yang lebih jauh dari pangkal, sedangkan waru landak daunnya berdekatan dengan pangkal dan memiliki ukuran daun yang lebih kecil dari pada jenis daun waru lainnya.

Tanaman waru sendiri berasal dari daerah tropik di Pasifik barat, yang sekarang sudah tersebar luas di seluruh wilayah Pasifik. Tanaman ini dikenal dengan berbagai nama, yaitu seperti hau (bahasa Hawaii), purau (bahasa Tahiti), beach HibiscusSea Hibiscus, atau Coastal Cottonwood (bahasa Inggris). 

Sementara, di Indonesia tanaman ini memiliki banyak nama, seperti: baru (Gayo, Belitung, Madura, Sumba, Sumatera); waru (Sunda, Jawa, Bali, Bugis), harufaru (aneka bahasa di Maluku); dan lain-lain.

Komentari Tulisan Ini
Halaman Lainnya
POHON JUWET

Pohon juwet, juga dikenal sebagai jamblang atau duwet, adalah tanaman yang berasal dari Indonesia dan termasuk dalam famili Myrtaceae. Pohon ini memiliki

06/08/2025 14:49 - Oleh Administrator - Dilihat 141 kali
POHON KELENGKENG

Pohon kelengkeng, atau dikenal juga dengan nama longan dalam bahasa Inggris (Dimocarpus longan), adalah tanaman buah yang termasuk dalam keluarga lerak-lerakan (Sapindaceae) dan

06/08/2025 14:48 - Oleh Administrator - Dilihat 122 kali
POHON JAMBU KRISTAL

Jambu kristal adalah varietas jambu biji yang terkenal karena daging buahnya yang tebal, renyah, dan memiliki sedikit biji, bahkan ada yang hampir tanpa biji. Rasanya manis

06/08/2025 14:47 - Oleh Administrator - Dilihat 119 kali
POHON NANGKA MADU

Pohon nangka madu adalah jenis tanaman nangka unggulan yang terkenal dengan buahnya yang manis dan besar. Ciri khasnya adalah daging buah yang tebal, berwarna kuning keemasa

06/08/2025 14:47 - Oleh Administrator - Dilihat 128 kali
POHON SALAM

Pohon salam, dengan nama ilmiah Syzygium polyanthum, adalah tanaman yang banyak ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Daun salam dikenal sebagai rempah a

06/08/2025 14:45 - Oleh Administrator - Dilihat 127 kali